Jamaah Haji Tak Perlu Siapkan Tanda Pengenal Koper

oleh

Kementerian Agama sudah menyiapkan tanda pengenal bagasi dan koper bagi jemaah haji. Oleh karenanya, jemaah haji tidak perlu menempel tanda lain di koper, selain tanda yang diberikan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tersebut. Penegasan ini disampaikan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

“Jemaah tidak perlu menempel tanda pengenal lain pada koper bawaannya. Cukup gunakan penanda yang telah ditetapkan secara nasional,” tegas Sri Ilham Lubis, Selasa (18/06).

Hal ini untuk memudahkan petugas di bandara mengatur pengelompokkan bagasi jemaah sebelum diantar ke hotel. Para petugas bandara menurutnya telah mengetahui ketentuan tanda koper yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia.

Sri Ilham menekankan agar hal tersebut dapat menjadi perhatian jemaah, mengingat pengantaran bagasi jemaah hingga hotel menjadi salah satu inovasi layanan haji tahun ini. “Nah yang memilah koper dan bagasi jemaah di bandara itu petugas dari Arab Saudi, bukan dari petugas kita. Jadi jangan sampai mereka bingung karena terlalu banyak warna di koper,” ujar Sri Ilham.

“Terutama kloter-kloter awal, harus disiapkan agar tanda bagasi jemaah sesuai dengan ketentuan dalam edaran. Jemaah jangan membuat tanda dan warna selain ketentuan, agar tidak menyulitkan petugas. Koper juga jangan dipasang jaring, karena akan menyulitkan dan sering menyangkut pada konveyer,” tandas Sri Ilham.

Sri Ilham juga berpesan agar jemaah memilah barang bawaan. “Siapkan barang yang penting untuk dibawa. Pilah barang yang bisa dibawa ke kabin dan bagasi,” pesannya.

“Misalnya obat-obatan disiapkan secukupnya untuk dibawa ke kabin, selebihnya di koper saja. Khusus jemaah gelombang kedua supaya menyiapkan kain ihram di tas kabin atau dipakai sejak di embarkasi,”tuturnya seperti dilansir dari kemenag.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *