Ziarah ke Jabal Tsur, Arafah, Jabal Rahmah, Jabal Nur dan Ji’ronah

oleh

Mekkah – Hari ini, Kamis (25/7/2019), jamaah haji khusus dan haji furoda PT An-Naba International melakukan ziarah ke sejumlah tempat bersejarah di sekitar Kota Mekkah. Jemaah diajak city tour ke Jabal Tsur, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, tempat pelontaran jumrah di Mina, Jabal Nur dan Ji’ranah.

“Hari ini ziarah sekitar Kota Mekkah seperti Jabal Tsur, Arafah, Jabal Rahmah ,Muzdalifah, Mina, Ji’ranah, Jabal Nur/Gua Hira. Selesai jam 11 waktu Mekkah,” kata Direktur Utama PT. An-Naba International, H. Andi Aminuddin, LC kepada wartawan Rindu Kabah dalam pesan singkatnya.

Salah satu tujuan PT An-Naba International mengajak jemaah haji city tour di sekitar kota Mekkah adalah untuk menambah keyakinan keimanan kepada Allah SWT. Karena tempat-tempat ini memiliki sejarah penting bagi umat Islam dan sungguh terlihat akan kebesaran Allah SWT.

Jabal Tsur dan Gua Tsur. Jabal Tsur adalah bukit yang menjadi saksi sejarah keajaiban yang diberikan Allah SWT kepada Rasulullah SAW. Bukit ini mempunyai tiga puncak yang saling berdekatan dan menyambung. Bukit itu termasuk salah satu yang tertinggi di Kota Makkah. Di puncaknya, ada sebuah gua yang sangat bersejarah, yakni Gua Tsur.

Para jamaah haji maupun umrah pada umumnya selalu mengunjungi lokasi ini ketika sedang berada di Tanah Suci. Di gua yang berada di Jabal Tsur itulah Rasulullah SAW diselamatkan dari orang Quraisy yang mengejarnya.

Gua ini tidak terlalu besar, hanya cukup dimasuki orang tanpa berdiri tegak. Selama tiga hari tiga malam Rasulullah bersembunyi di sana.

Keajaiban pun terjadi. Pertolongan Allah SWT kepada Rasulullah muncul ketika sangat dibutuhkan. Saat kaum Quraisy tiba di depan gua, secara ajaib terdapat sarang laba-laba yang menutup mulut gua, juga sarang burung merpati.

Dalam waktu yang sangat singkat, makhluk-makhluk Allah ini berusaha melindungi Rasulullah dengan membuat sarang besar yang biasanya harus dibuat dalam waktu yang lama.

Jemaah haji khusus PT. An-Naba International diajak juga ke Arafah. Daerah terbuka dan luas di sebelah timur luar kota suci umat Islam di Mekkah, Arab Saudi. Di padang yang luas ini, pada satu hari (siang hari) tanggal 9 Dzulhijjah pada penanggalan Hijriyah berkumpullah jutaan umat Islam dari berbagai pelosok dunia untuk melaksanakan inti ibadah haji, yakni ibadah Wukuf di Arafah.

Arafah selalu dijadikan kunjungan jamaah haji. Di Arafah ini terdapa Jabal Rahmah, sebuah tugu peringatan yang didirikan untuk mengenang tempat bertemunya nenek moyang manusia Nabi Adam dan Siti Hawa di muka bumi.

Kemudian Muzdalifah, daerah terbuka di antara Mekkah dan Mina di Arab Saudi yang merupakan tempat jamaah haji diperintahkan untuk singgah dan bermalam setelah bertolak dari Arafah. Muzdalifah terletak di antara Ma’zamain (dua jalan yang memisahkan dua gunung yang saling berhadapan) Arafah dan lembah Muhassir. Luas Muzdalifah adalah sekitar 12,25 km².

Rasanya kurang lengkap bila tidak mengunjungi dan berziarah ke Jabal Nur dan Gua Hira, Jabal Nur dan Gua Hira menjadi tempat yang wajib Anda kunjungi.

Dalam arti bahasa Jabal Nur adalah Bukit atau Gunung yang bercahaya, dalam sejarah dikisahkan Jabal Nur menjadi tempat dimana Rasulullah SAW mendapatkan Wahyu pertama dari Allah yang disampaikan oleh Malaikat Jibril saat Rasulullah sedang khalwat atau menyendiri di Gua Hira.

Ji’ronah adalah nama sebuah perkampungan Wadi Saraf (lembah Saraf) yang di kelilingi jajaran bukit-bukit berbatu yang tandus. Masjid Ji’ronah digunakan penduduk Makkah sebagai tempat miqat untuk umroh. Masjid ini terletak di bagian timur laut dari kota Makkah dan jauhnya 22-28 KM dari kota Makkah.

Karena Ji’ronah merupakan tanda batas haram maka di masjid inilah menjadi tempat miqat, dimana harus memakai pakaian ihram dan berniat ihram sebagai syarat memasuki tanah suci Makkah. Dari sinilah Rasulallah saw berihram untuk melakukan umrohnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *