Wisata ke Jordan, Perpaduan Budaya dan Petualang

oleh

Berwisata atau pelesiran dengan suguhan budaya dan petualangan menjadi tantangan tersendiri. Hal inilah yang dijual oleh negara bagian Jazirah Arab, Jordan. Anda akan disuguhi bentangan gurun pasir, bukit batu, hingga reruntuhan kuno yang menakjubkan.

Bagi Anda yang ingin berwisata dengan sentuhan budaya dan petualangan yang berbeda, nampaknya wisata yang berada di negara Arab ini menjadi alternatif yang bisa Anda coba. PT Adeline Fittrah Travelindo adalah sebuah agen perjalanan ke Jordan mencatat beberapa wisata yang menarik yang bisa Anda lakukan baik sendiri (berpetualang) atau bersama pasangan. Wisata itu berada di Jordan itu sendiri. Jordan yang terletak di Jazirah Arab, menawarkan wisata yang memberikan pengalaman yang benar-benar beragam.

Karena mengusung perpaduan budaya dan petualangan, di sini Anda bisa mengunjungi juga bukit pasir Wahiba Sands yang luas, serta benteng-benteng yang tak ada habisnya serta desa-desa setempat di pegunungan Jabal Akhdar. Saat berpetualang bersama pasangan, Anda juga bisa membangun suasana romantis bersama si dia dengan mengunjungi Wilayah Salalah yang masih virgin.

Surga Bagi Fotografi

Selain itu, bagi Anda pecinta fotografi, Anda juga bisa datang Jordan, di negara kecil ini adalah destinasi wisata yang cocok bagi semua fotografer, karena wisata di Jordan, Anda akan mendapatkan pemandangan luar biasa dengan reruntuhan kuno yang paling menakjubkan.

Reruntuhan kuno itu tak kalah dengan kota Petraate yang terkenal di dunia, dan reruntuhan Romawi di Jerash di utara. Pemandangan alamnya sama-sama mengesankan dengan kontras antara gurun merah Wadi Rum dan perairan biru Laut Mati, di mana itu adalah titik terendah di bumi.

Destinasi wisata di Jordan benar-benar menjadi alternatif pelesiran Anda di negara Arab. Karena, ketika pergi ke wilayah Amman di Jordan untuk melihat reruntuhan Jerash yang spektakuler, Anda juga kan berkesempatan mencicipi beberapa falafel terbaik di negara ini, begitu juga dengan kunafa yang terkenal, seekor ikan manis Yordania. Tenang saja, meski berada di negara Timur Tengah, masyarakat di Amman cenderung moderat. Semua orang diterima dengan baik di Amman.

The dead sea, juga tak boleh dilewatkan ketika berwisata mengunjungi Yordania. Nama destinasi ini adalah Laut Mati, namun sebenarnya perairan tersebut adalah merupakan danau asin di area suatu daratan bukanlah lautan atau laut.

Danau berair asin kadar tinggi ini cukup luas, memiliki panjang sekitar 76 km dan lebar hingga 16 km. Danau asin berkadar tinggi dead sea ini lokasinya berada di antara dua negara, yaitu Yordania dan wilayah Palestina yang dikuasai dalam pendudukan zionist Israel. Dengan ketinggian 420 meter di bawah permukaan air laut, laut mati belum menjadi titik terendah di bumi sebenarnya, palung Mariana masih lebih rendah dibanding posisi laut mati, apalagi juga akhir-akhir ini laut mati juga sering mengalami pendangkalan, akibat menyusutnya aliran air dari sungai Jordan.

Namun kadar garam yang terkandung di Laut Mati itu sangat tinggi, akibatnya Anda tidak akan bisa tenggelam ketika Anda menceburkan diri ke dalam danau tersebut, hanya akan mengambang, mengapung tidak perlu berenang untuk berusaha berada di permukaan air untuk bernafas, menghirup oksigen. Kadar garam yang dikandung oleh Laut Mati ini sampai mencapai 31,5% atau sekitar 9 kali kadar garam lautan normal yang rata-rata adalah 3,5% saja kadar garamnya.

Tidak ada ikan yang dapat hidup di laut mati tersebut, dan jika mata terkena airnya maka akan terasa cukup pedih. Namun lumpur air laut mati justru sangat bagus bagi perawatan kulit, karena ternyata mengandung kalium, juga magnesium serta bromium.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *