Hestin Rachmalia, CEO Amoures Tour Operator. Sukses Bawa Amoures Hingga Diminati Ratusan Travel Agent

oleh

Jakarta – Perkembangan industri pariwisata semakin hari semakin maju dan berkembang pesat. Bak gayung bersambut, penyedia layanan perjalanan pariwisata semakin banyak bermunculan, begitu juga dengan perusahaan tour operator. Salah satu penyedia jasa tour operator papan atas adalah Amoures Tour Operator yang kini banyak digunakan oleh ratusan travel agent papan atas. Lalu, seperti apa jasa tour operator yang ditawarkan?.

Ketertarikan membangun usaha jasa tour operator bermula pada saat Hestin Rachmalia bekerja di sebuah maskapai penerbangan. Selama 14 tahun di maskapai penerbangan ia pun ingin menggeluti dunia baru sehingga memutuskan pindah bekerja ke salah satu tour operator terbesar di Tanah Air saat itu, yaitu GTA (Gullivers Travel Associates) karena ada tawaran dari sahabatnya.

Di GTA, wanita yang biasa disapa Hestin ini belajar banyak mengenai tour operator, karena saat itu ia ditugaskan sebagai fit individual yang melakukan jualan langsung ke travel agent, saat itu ia pegang penjualan ke Malaysia dan Brunei Darussalam.

“Saat itu company butuh seles representative di Bandung, karena saya orang Bandung, saya berpikir kenapa nggak saya saja, kemudian saya mengajukan diri dan saya di ACC jadi sales representative di Bandung. Alhamdulillah saat itu ketika saya masuk ke Bandung targetnya exit. Company suka karena saya melebihi target,” kenang wanita lulusan Perguruan Tinggi Pariwisata Aktripa Bandung.

Pada tahun 2010, Hestin memutuskan resign dari GTA dan mendirikan perusahaan Amoures. Ia memutuskan resign dari GTA pada saat GTA sedang peralihan dibeli oleh perusahaan asing yang lain. Dengan modal Bismillah niat karena Allah, Hestin mengaku mulai memasarkan Amoures kepada rekanan yang telah dikenalnya pada saat bekerja di GTA.

“Ini tidak gampang, tidak segampang membalikkan telapak tangan, karena perbedaan nama dari GTA ke Amoures mereka tidak percaya begitu saja. Saya membangun kepercayaan mereka tidak gampang, saya harus gigih dan penuh keyakinan Allah akan membantu. Saya terus saja berjalan akhirnya mereka bisa percaya sama saya itu yang saya syukuri,” kenang Hestin.

Pemasaran
Hestin menyadari, sasaran produk usahanya adalah travel agent, untuk itu ia pun gencar menawarkan produknya kepada travel agent yang ada di sekitar wilayahnya yaitu Bandung.

“Alhamdulillah sekarang beberapa travel agent sudah ke kita seperti di Jakarta , Kalimantan, Sulawesi, Medan dan lainnya. Karena kita marketnya tidak hanya di Bandung tapi di seluruh Indonesia,” terang Hestin.

Hestin menjelaskan, di awal merintis usahanya, Ia hanya menyediakan tour operator ke Brunei, saat itu agen umrah banyak menggunakan pesawat Brunei, sehingga rute yang dituju yaitu Jakarta – Brunei – Jeddah. “Mereka transit di Brunei, ada yang beberapa jam, ada yang satu hari, ada yang dua hari. Saat mereka di Brunei itulah kita garap semua tour operator yang dibutuhkan mereka seperti hotel, guide, itenerary dan lainnya. Setelah itu mulailah saya menggarap Turki karena ada permintaan ke Turki,” ucap Hestin.

Menurut Hestin, dalam menjalankan usaha ini yang diutamakan adalah mencari partner di negara lain yang bisa dipercaya. Untuk mencari partner tersebut, ia kerap mengunjungi pameran umrah haji yang diselenggarakan di beberapa daerah di Indonesia. “Saya cari agen yang B To B yang mana, kalau sudah cocok baru kita kerjasama. Sejak tahun 2011 sejak saya buka Aqsho saya selalu dengan partner yang sama, jadi kalau ada masalah bisa bahas bareng,” paparnya.

Layanan
Hestin menjelaskan bahwa Amoures pada awal kali berdiri hanya sebagai (LA) Land Arrangement. Namun seiring berjalannya waktu dan banyak travel agent yang meminta, akhirnya Amoures menyediakan layanan tiket.

“Misalnya umrah plus Turki, kita hendel LA Turkinya aja, tanpa tiket, kita mengurus hotelnya, guidnya siapa, semuanya satu paket tanpa tiket. Seiring berjalannya waktu banyak travel agent yang mengeluh tolong sama tiket pesawatnya. Dari situ saya cari pesawat, terbentuklah harga satu paket,” tutur Hestin.

Berdiri di bawah naungan bendera PT Reira By Amoures Hestin menjelaskan bahwa layanan tour operator Amoures melingkupi wilayah Asia seperti Filipina, Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea, Cina dan Hongkong. Untuk wilayah Midle seperti Mesir, Qatar, Dubai, Abu Dhabi, serta wilayah Eropa dan Amerika serta Maroko dan Mesir.

Hestin menjelaskan, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan dalam bisnis ini, sebelum melakukan perjalanan ia terlebih dahulu membooking tiket pesawat enam bulan sebelum perjalanan.

“Yang paling rame ke Aqsha, saya bikin konsorsium tanpa umrah, yaitu Mesir, Aqsho dan Jordan, sekarang sudah kaya jualan kacang goreng, padahal 3 tahun yang lalu membuat itu susah, tapi karena sering kita bikin tiap bulan, akhirnya lama-lama orang tau,” ucapnya.

Kini setelah hampir sembilan tahun, usaha yang dibangunnya pun mengalami kemajuan, dimulai dari ia sendiri sebagai staf kantor dan pemilik, kini lebih dari 15 karyawan telah membantunya membesarkan Amoures. Menurutnya, kunci sukses dalam membangun usaha ini adalah doa, sedekah dan amanah.

“Kita mendirikan Amoures dari asal kata dasarnya Amour yang artinya cinta, kalau tambahin e-s kan jadi plural. Jadi banyak cinta yang Allah berikan kepada saya untuk saya bagi kepada keluarga saya, anak-anak saya, temen-teman saya dan lainnya,” papar wanita yang memiliki hobi membaca.

Kedepan, ia akan berusaha dan melakukan sosialisasi kepada travel umrah haji, bahwa travel muslim tidak hanya menghendel umrah dan haji saja namun bisa menggarap tour muslim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *