Inspiratif, Daria Suka Bisnis Meski Masih di Usia Muda

oleh

Jakarta – Di usia yang masih muda, Muhammad Daria sukses menjadi pengusaha travel. Pria yang baru menginjak usia 20 tahun ini juga memiliki beberapa bidang usaha lain. Ia memang suka mencoba tantangan berbagai bidang usaha.

Sebelum menjalankan bisnis travel, ia pernah membuka usaha restoran, namun kurang laku dan akhirnya mengalami kerugian. Saat itu ia sempat diperingatkan oleh ibunya bahwa lokasi usaha restonya kurang mendukung. Selain itu menu yang dijual bukan menu sehari-hari.

“Saat itu saya rugi sampai Rp 140 juta. Akhirnya saya baru jalan usaha setengah tahun oper kontrak,” kenangnya.

Dalam dunia bisnis banyak teman-teman yang usianya jauh di atasnya, rata-rata 40 tahun sampai 50 tahun. Sebelumnya, Muhammad Daria pernah memasarkan produk fashion kaos yang langsung diambil dari kenalannya di Bandung.

Ia lalu membuka usaha konveksi di Bandung. Ia memiliki prinsip mau menjalankan usaha apa saja yang bisa mendatangkan uang dan halal.

“Termasuk usaha travel ini. Dan ibu saya menyadari kalau saya satu-satunya anak yang suka bisnis. Ibu saya melihat potensi itu pada diri saya,” ujar anak bungsu dari 4 bersaudara.

Bagi Muhammad Daria, ibunya yang kini berusia 55 tahun adalah panutannya, idolanya dan menjadi inspiratifnya. Ia banyak belajar dari ibunya yang senang menjalin silaturahmi , salah satunya ketika ibunya keliling dunia pasti meluangkan waktu untuk silaturahmi dengan orang Indonesia di negara itu.

“Ibu saya itu sangat memegang prinsip silaturahmi. Beliau sangat menekankan saya untuk silaturahmi. Ibu saya juga kenal baik dengan Imam nomor satu di Masjidil Aqsha. Sampai-sampai saya merasa suprise karena ibu saya kenal banyak orang. Memang hobi ibu salah satunya travelling,” jelasnya.

Salah satu kunci kesuksesan yang diajarkan oleh ibunya adalah silaturahmi. Dari jalinan silaturahmi tersebut, Muhammad Daria dan ibunya pernah menjadi tamu kerajaan Saudi Arabia saat menjalankan ibadah haji di tahun 2016. “Nyamannya luar biasa, saya bangga bapak dan ibu saya jadi tamu kerajaan,” kenangnya.

Muhammad Daria juga banyak belajar bisnis dari ibunya yang memiliki usaha butik. Ia dilatih ibunya untuk hidup prihatin dan menanamkan bahwa segala sesuatu tidak ada yang instan. Sejak sekolah di bangku SMA , ia sudah dilatih ibunya untuk berdagang dengan berjualan keripik.

Kini dari hasil kerja kerasnya membangun bisnis, Muhammad Daria memiliki apartemen di Meikarta dengan cicilan per bulan Rp16 juta. “Ini investasi, lokasinya di sebelah universitas Pelita Harapan yang rencananya akan dibangun di sana,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *