Seru..! Sari Ramada Travel Cerita Mannekin Pis di Brussels

oleh

Belgia – Sari Ramada Travel turut serta dalam Edutrip Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) ke Eropa Barat. Biro perjalanan ibadah haji, umrah, dan wisata muslim di bawah bendera PT Sari Ramada Arafah ini mendapatkan giliran tugas untuk menjadi Tour Guide.

Saat dalam perjalanan dari Paris ke Belgia atau Brussels, Sari Ramada Travel menyampaikan penjelasan seputar kota Paris dan Belgia. Baik mengenai destinasi destinasi wisatanya ataupun cerita, mitos di dalamnya seperti Manneken Pis.

“Sebuah kisah dongeng yang lebih bisa dipercaya, Manneken Pis sebagai bocah yang hilang selama perayaan di kota. Orangtuanya yang panik mencari hari sampai mereka menemukan dia kencing di sudut jalan. Kadang-kadang ayah dalam kisah ini adalah seorang saudagar kaya yang kemudian memutuskan untuk menaruh patung itu di sudut, dia menemukan putra kesayangannya,”
kata Bu Hj. Intan Erlieta kepada para jamaah, Minggu (17/2/2019). Hj. Intan adalah istri pimpinan dan pamer Sari Ramadan Tabel, KH Muhammad Acung Wahyudi.

Sebuah kisah populer menyebutkan bagaimana bocah itu menyelamatkan kota Brussels. Dalam cerita khusus ini, Brussels dikelilingi oleh musuh yang pura-pura mundur, tetapi dalam kenyataannya, mereka menyembunyikan mesiu di bawah kota. Seorang bocah laki-laki bernama Julien melihat sekering yang terbakar dan dengan cepat mengencinginya. Karena rasa syukur, kota itu membuat patung untuk keserupaannya.

Kisah terkenal lainnya mengatakan bahwa seorang penyihir yang marah mengutuk patung itu. Penyihir itu menangkap bocah laki-laki yang mengencingi pintu depannya. Marah, dia mengutuknya sehingga dia akan pipis untuk selamanya. Untungnya, seorang pria yang telah melihat segalanya dengan cepat menggantikan bocah itu dengan patung. Dalam versi lain, penyihir itu berhasil, tidak hanya mengutuk anak itu dengan kandung kemih penuh selamanya tetapi juga mengubahnya menjadi batu.

Ada dua cerita di mana Manneken Pis sebenarnya adalah Duke Godfrey III muda dari Leuven. Yang pertama, dia melarikan diri dari istana ayahnya sehingga dia bisa bermain dengan anak-anak lain di Brussels dan akhirnya ditemukan di sudut jalan yang terkenal.

Namun, yang lebih fantastis dari dua legenda itu mengatakan bahwa Duke muda itu terikat pada pohon oak selama pertempuran. Ketika Godfrey berumur dua tahun, ayahnya meninggal dan dua bangsawan dari rumah Berthout menyatakan perang. Penjaga Godfrey meminta bantuan Count of Flanders. Count setuju, tetapi pasukannya tidak yakin, menuntut untuk melihat siapa sebenarnya mereka yang diperjuangkan. Untuk memuaskan pasukannya, bayi itu ditunjukkan dan dibawa ke medan pertempuran. Di sana, Godfrey ditempatkan di keranjang yang digantung dari pohon oak sebagai simbol dorongan untuk pasukan. Dan mendorong mereka, dia melakukannya – setiap sekarang dan kemudian Godfrey kecil berdiri dan mengencingi kepala musuh Berthout. Sekutu Godfrey memenangkan pertempuran dan merayakannya di Brussels, di mana mereka menanam pohon ek. Legenda menyatakan bahwa ini adalah mengapa jalan di sebelah Manneken Pis diberi nama Rue du ChĂȘne, yang berarti ‘jalan oak’. Dan, tentu saja, di sebelah pohon jati, mereka mendirikan patung tuan muda kencing.

Seru bukan…!! Anda ingin melihat langsung patung bocah pipis di atas baskom. Hehe….

Sari Ramada Travel adalah biro perjalanan haji umrah yang terpercaya dengan pelayanan terhadap jamaah adalah prioritas utama daripada travel ini. Sehingga travel ini menjadi travel papan atas dan jadi rekomendasi sebagai biro perjalanan. Selain itu, Sari Ramada juga melayani tour wisata muslim ke sejumlah negara dan benua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *