Asphurindo Gelar Pelatihan Dasar Wisata Halal

oleh

Jakarta – Asosiasi Penyelenggara Haji Umroh dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) menggelar ‘Pelatihan Dasar Wisata Halal’ bagi para anggota Asphurindo. Pelatihan ini digelar di Hotel Sofyan Cut Meutia, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).

Kegiatan ini merupakan salah satu program dari Asphurindo yang secara periodik terus dilakukan dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia seluruh anggota Asphurindo.

Ketua Umum Asphurindo Magnatis Chaidir menjelaskan pelatihan dasar wisata halal ini meliputi pelatihan dasar wisata muslim baik wisata ke luar negeri (outbound) maupun ke dalam negeri (inbound).

“Setidaknya ada 5 kaidah atau prinsip dalam wisata halal ini. Pertama, tidak boleh ada wisata yang di dalamnya memgandung musyrik, seperti misalnya ketika kita memeluk stupa maka doanya akan terkabul. Nah itu syirik, maka g boleh,” jelas Magnatis.

Kedua, lanjut Magnatis, makanan harus benar-benar halal dan terjamin dengan sertifikat halal. “Ada juga yang menggunakan label No Pork, itu belum tentu halal karena bisa saja makanannya ayam tapi minyaknya mengandung babi, misalnya. Ada juga istilah muslim friendly, itu artinya satu restoran halal tapi g ada sertifikatnya, jadi g ada jaminan halal,” papar Magnatis.

Ketiga yaitu objek wisata yang mengandung napak tilas atau sejarah agama Islam. Misalkan wisata atau ziarah ke Aqsho, Andalusia, Turki, Uzbekistan dan lainnya. Keempat adalah jadwal sholat harus terdapat dalam setiap kegiatan. “Sholat di masjid mana?, itu harus ada masjid-masjid mana yang dikunjungi,” katanya.

Terakhir adalah terkait dengan hotel-hotel yang halal. “BNSP (Badan Nasional Sertifikasi profesi) sekarang kan sudah buat standarisasi dimana hotel yang halal, segala macam itu sudah kita praktekan di Indonesia”.

Menurut Magnatis, pelatihan dasar wisata halal yang paling mendasar adalah tujuan wisata serta harga paket wisata tersebut mulai harga yang low, midle hingga hight. “Kita bahas tujuan wisata halal, lalu di setiap negara ada wisata apa saja, dimana saja, mulai Asia, Eropa, Amerika maupun Afrika,” paparnya.

Pelatihan yang dimulai sejak pukul 08.30 – 16.30 WIB ini setidaknya dihadiri oleh 30 anggota Asphurindo. Sebelumnya, Asphurindo juga rutin menggelar pelatihan seperti sertifikasi biro perjalanan wisata, pelatihan tour leader, pelatihan tour guide, pelatihan tour plan maupun pelatihan halal wisata.

“Nanti dalam waktu dekat kita akan adakan pelatihan multimedia, pelatihan perpajakan, jadi masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang sebetulnya diperlukan oleh anggota,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *