Mengenal Lebih Dalam Suntik Vaksin Meningitis dan Manfaatnya Bagi Jamaah Haji dan Umrah

oleh
Calon Jemaah Haji 2018 PT. Annaba International Suntik Meningitis & Periksa Kesehatan

Vaksinasi yang disyaratkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi ketika akan naik haji atau umrah adalah vaksin meningitis. Mengapa vaksinasi harus di lakukan saat umrah dan haji? Karena Arab Saudi merupakan salah satu tempat endemik bagi penyebaran virus penyebab penyakit meningitis. Peringatan dari WHO, Arab Saudi memang sudah dinyatakan sebagai negara endemik virus meningitis. Virus meningitis ini dapat menyebabkan kematian seseorang.

Meningitis adalah penyakit infeksi menular yang menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini kalau tidak di obati dengan baik bisa berakibat fatal yaitu kematian, kalau pun di obati ada kemungkinan sembuh tapi bisa menyebabkan kecacatan. Kebanyakan kasus meningitis disebabkan oleh mikroorganisme, seperti virus, bakteri, atau jamur Meningococcus yang menyebar dalam darah ke cairan otak. Penyebaran terjadi melalui udara. Dari udara kemudian masuk ke dalam tenggorokan, lalu ke darah dan bisa mencapai otak sehingga mengakibatkan radang selaput otak dikarenakan kerusakan pada kendali gerak dan pikiran.

Salah satu cara yang bisa di lakukan untuk mencegah meningitis akibat meningokokus adalah melalui vaksinasi meningitis. Belakangan di ketahui vaksinasi ini tidak hanya di lakukan untuk mencegah penularan penyakit meningitis. Tapi juga pada sejumlah penyakit lain seperti tetanus, tuberkulosis, hepatitis, HIV/AIDS, hingga malaria. Vaksin ini biasanya diberikan pada wisatawan yang akan bepergian ke negara lain terutama ke daerah endemik (antara lain Arab Saudi, Afrika, Amerika Utara, Amerika Latin, dan Selandia Baru), personil militer dan jamaah haji atau umrah. Belum ditemukan kasus meningitis yang terjadi sendiri di wilayah Indonesia.

Suntik Vaksinasi Meningitis dan memiliki buku kuning adalah wajib bagi para calon jamaah umrah atau jamaah haji sebagai persyaratan pembuatan visa di kedutaan. Suntik vaksin Meningitis dilakukan sekurang kurang nya dua minggu sebelum jamaah melakukan perjalanan umrah. Tujuan suntik vaksin Meningitis adalah untuk melindungi jamaah dari penularan penyakit radang selaput otak/ meningits selama 3 tahun.

Tips terbaik untuk mendapatkan Vaksinasi Meningitis

Kekebalan vaksin baru terjadi dalam 2 minggu dengan masa kekebalan 2 tahun, maka sebaiknya waktu penyuntikan dan keberangkatan disarankan kurang lebih 2 minggu sebelum masa keberangkatan haji/umrah. Vaksinasi meningitis berlaku selama 2 (dua) tahun, apabila jamaah yang sudah pernah melaksanakan umrah/haji dan sudah pernah di vaksin maka tidak perlu di lakukan penyuntikan kembali.

Penularan dan Pencegahan Meningitis

Meningitis adalah hasil dari infeksi yang menjalar. Bakteri atau virus yang menyebabkan meningitis bisa tersebar melalui batuk, bersin, ciuman, atau berbagi peralatan. Beberapa langkah awal untuk mencegah terjangkit meningitis adalah dengan membiasakan :
Mencuci tangan.
Membiasakan Gaya Hidup higienis.
Pola hidup sehat.
Menutup mulut saat bersin atau batuk.

Vaksin Meningitis Saat Hamil

Dalam kondisi tertentu, vaksin meningitis juga diberikan pada wanita hamil. Vaksin ini biasanya diberikan guna mencegah timbulnya radang selaput otak. Selama ini memang belum banyak penelitian yang mengungkapkan dampak pemberian vaksin meningitis pada wanita hamil. Pemberian vaksin belum dikategorikan paling aman. Tapi pada kondisi tertentu dimana wanita hamil harus berada di daerah yang tergolong endemic, vaksin tetap bisa diberikan dengan catatan virus yang terkandung dalam vaksin tersebut tergolong vaksin tak aktif atau mati sehingga tak membahayakan janin dalam kandungan.

Vaksin Meningitis Untuk Bayi

PemberianvVaksinasi untuk bayi yang berusia antara dua bulan hingga dua tahun, dosis awal vaksin harus diikuti dengan dosis kedua tiga bulan berikutnya. Vaksin meningitis tidak cocok untuk bayi yang berusia kurang dari dua bulan. Saat mereka pertama kali vaksinasi untuk anak di bawah lima tahun, vaksin memberi perlindungan selama dua hingga tiga tahun. Satu dosis vaksin akan memberi perlindungan sekitar lima tahun bagi orang dewasa dan anak-anak berusia di atas lima tahun.

Efek Samping Dari Suntik Meningitis
Efek Samping dari vaksinasi satu dari sepuluh orang yang di suntik vaksin akan mendapatkan rasa sakit dan ruam di sekitar luka suntikan. Biasa nyaefek samping ini akan bertahan selama satu sampai dua hari. Reaksi yang gawat jarang sekali terjadi, tapi demam ringan bisa muncul. Kondisi ini lebih sering di jumpai pada anak-anak dari pada orang dewasa.

Maka dari itu diwajibkan bagi anda yang akan melakukan ibadah umrah ke Tanah Suci untuk melakukan suntik meningitis 2 minggu sebelum keberangkatan ke tanah suci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *