Menag Resmikan 24 Balai Nikah dan Manasik Haji

oleh

Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meresmikan 24 Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan di Jawa Tengah, Senin (31/12). Bangunan – bangunan tersebut dibangun dengan menggunakan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Menag berharap dengan pembangunan gedung-gedung KUA, dapat memiliki makna pada perbaikan kehidupan beragama masyarakat Indonesia. Caranya menurut Menag, adalah dengan menyusun aktivitas maupun program pemberdayaan umat dengan mengfungsikan Balai Nikah dan Manasik Haji.

“Sesungguhnya gedung itu hanya benda mati saja, yang tidak akan memiliki makna apa-apa. Kita yang harus memberikan nyawa. Artinya, semua aktivitas yang dilakukan dalam gedung-gedung itu harus bertujuan untuk memberdayakan masyarakat,” ujar Menag di hadapan 700an ASN Kanwil Kemenag Jawa Tengah.

Menurut Menag, pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji yang dilakukan Kemenag sejak tahun 2014 tersebut dilatarbelakangi keseriusan Kemenag untuk memperbaiki dua hal. Pertama, memperbaiki ketahanan keluarga dengan meningkatkan pengetahuan tentang makna dan esensi perkawinan. Kedua, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang esensi ibadah haji dan umrah.

“Untuk itu, diperlukan sarana yang representatif. Maka kita bangunlah gedung-gedung KUA itu,” tutur Menag

“Untuk itu saya minta betul kepada Kepala KUA yang hadir, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, dan juga Kakanwil untuk memberi nyawa, memberi ruh kepada gedung-gedung itu,” pinta Menag.

Berikut daftar Balai Nikah dan Manasik Haji KUA di Jawa Tengah yang diresmikan :

1. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Banjarmangu – Kabupaten Banjarnegara,

2. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Karangkobar – Kabupaten Banjarnegara,
3. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Sokaraja – Kabupaten Banyumas,
4. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kersana – Kabupaten Brebes,
5. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Salem – Kabupaten Brebes,

6. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Dayeuhluhur – Kabupaten Cilacap,
7. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kemalang – Kabupaten Klaten,
8. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Wedarijaksa – Kabupaten Pati,
9. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kesesi – Kabupaten Pekalongan,
10. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Talun – Kabupaten Pekalongan,

11. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Ulujami – Kabupaten Pemalang,
12. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Ampelgading – Kabupaten Pemalang,
13. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Warungpiring – Kabupaten Pemalang,
14. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Mrebet – Kabupaten Purbalingga,
15. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Rembang – Kabupaten Purbalingga,

16. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Lasem – Kabupaten Rembang,
17. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Sedan – Kabupaten Rembang,
18. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Kedawung – Kabupaten Sragen,
19. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Ngrampal – Kabupaten Sragen,
20. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Pasar Kliwon – Kota Surakarta,

21. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Pagerbarang – Kabupaten Tegal
22. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Balapulang – Kabupaten Tegal,
23. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Margadana – Kota Tegal,
24. Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Jatiyoso – Kabupaten Karanganyar.

Selain 24 KUA tersebut, Menag juga meresmikan lima KUA Kecamatan dari Provinsi Yogyakarta dan empat madrasah di Jawa Tengah yang juga telah selesai dibangun dengan menggunakan skema pembiayaan SBSN. Daftar madrasah tersebut, sebagai berikut : MIN 6 Sukoharjo, MIN 1 Banyumas, MTsN 1 Surakarta, MAN 1 Jepara (Bawu). (Kemenag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *