Kemenag Segera Resmikan RS Haji sebagai UPT

oleh
Menteri Agama Lukman Hakim

Jakarta – Rumah Sakit (RS) Haji Jakarta telah resmi dimiliki oleh Kementerian Agama. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ungkapkan bahwa Kementerian Agama akan ubah status RS Haji Jakarta yang semula Perseroan Terbatas (PT) menjadi Badan Layanan Usaha (BLU).

Hal ini diungkapkan Menag ketika membuka Rapat Kerja Rumah Sakit Haji Jakarta yang bertempat di Cisarua, Bogor.

“RS Haji Jakarta saat ini sudah menjadi milik Kementerian Agama. Tentunya sebagai pemilik, bertanggung jawab terhadap masa depan keberlangsungan pelayanan Rumah Sakit dalam menghadapi tantangan dunia perumahsakitan ke depan,” ujar Menag Kamis (20/12).

Menag mengatakan bahwa ia telah meminta pada Sekretaris Jenderal Kemenag beserta jajaran di bawahnya untuk bekerjasama dengan Komisaris dan manajemen RS guna segera memproses pembubaran dan likuidasi PT RS Haji Jakarta dan menjadikan RS Haji Jakarta sebagai UPT di bawah Direktorat Jenderal PHU.

“Juga secara simultan memproses pengajuan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK BLU) kepada Kementerian Keuangan,” ujar Menag Lukman kepada 109 peserta Raker.

Menag mengapresiasi rapat kerja yang baru digelar untuk pertama kalinya oleh RS Haji Jakarta. Menurut Menag, pelaksanaan Rapat Kerja merupakan hal yang sangat dibutuhkan bagi setiap organisasi, terlebih RS Haji Jakarta yang saat ini akan menuju masa peralihan badan hukum, dari Perseroan Terbatas (PT) menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Saya sangat mendukung agar pelaksanaan Raker ini dapat segera mewujudkan UPT RS Haji Jakarta, sehingga menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta jemaah haji dan umroh,” imbuh Menag.

Menag juga berharap RS Haji dapat menumbuhkan kesadaran dalam diri masyarakat agar menjadikan RS Haji sebagai rujukan ketika membutuhkan layanan kesehatan, tidak hanya sebatas calon jemaah haji dan umroh saja.

Tampak hadir dalam Raker RS Haji Jakarta, Direktur Utama RS Haji Jakarta Syarief Hasan Lutfie, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, Janedjri M Gaffar, Karo Hukum dan KLN Gunaryo, Direktur Bina Haji dan Umrah Khoirizi, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, Karo Umum Syafrizal, dan segenap jajaran Direksi RS Haji Jakarta. (sumber : Kemenag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *