Wahdi Center Adakan Bakti Kesehatan dan Luncurkan Unit Pelayanan Kesehatan

oleh

Bekasi – WAHDI CENTER (Wadah Da’wah Islamiyah) mengadakan acara Bakti Kesehatan untuk 350 anak yatim binaan Wahdi Kantor Pusat dan Peluncuran Unit Kesehatan (UPK) di wilayah Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi, Minggu (9/12/2018). Acara ini terlaksana berkat dukungan para donator, muzakki dan beberapa sponsor : Klinik Kimia Farma, Klinik Raden Inten, Apotek Prima Jatinegara, Med Pro, Nand’s Purple, BPS Studio, Kospin Jasa, HRN Catering, Kartini’s House dan Shabilla Travel Umroh dan Haji.

Acara yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Ayyam Wahdi, Pondok Gede ini juga diadakan untuk memperingati bulan Maulid Nabi Muhammad SAW dimana pada bulan ini telah lahir seorang manusia mulia dalam keadaan yatim.

“Bulan Mulia ini mengingatkan kami untuk selalu memperhatikan anak yatim karena bagaimanapun kuatnya mereka, mereka tetap membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari lingkungannya. Dan sebagai bentuk nyata perhatian untuk anak-anak yatim binaan Wahdi ini kami memberikan pemeriksaan kesehatan umum dan kesehatan gigi secara gratis,” kata Ketua Umum Wahdi Center KH Wahyudi Abdul Madjid dalam sambutannya.

Sebagai latar belakang, anak-anak yatim binaan Wahdi ini adalah anak yatim yang masih tinggal dengan ibu, keluarga atau nenek/kakek mereka. Seringkali mereka terlupakan dari sentuhan para donatur yang lebih banyak menyalurkan infaq, sedekah atau donasi melalui yayasan – yayasan yatim yang mengambil anak-anak yatim dari luar lingkungannya dan mengasuh di dalam yayasan. Untuk itu, Wahdi Center memiliki gagasan untuk bekerja sama dengan ketua RT/RW/Kelurahan di wilayah Kecamatan Pondok Gede untuk mendata ulang, anak – anak yatim yang belum tersentuh donatur.

“Alhamdulillah hingga saat ini, Wahdi Center secara rutin menyalurkan santunan setiap bulannya 285 anak di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi,” jelasnya.

Selain kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk anak yatim, di acara ini juga diluncurkan Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Wahdi Gassebu yang menyediakan pengobatan gratis untuk anak-anak yatim dan anggota Gassebu. Jenis layanan pengobatan yang disediakan adalah pengobatan dasar, dan apabila diperlukan rujukan ke rumah sakit/ dokter spesialis maka akan disediakan pendampingan dari Wahdi Gassebu. UPK ini didukung oleh tim dokter, bidan dan perawat kesehatan yang berkomitmen untuk membantu anak yatim dan dhuafa.

“Wahdi Center adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang berdiri untuk umat dan bertujuan melayani umat. Alhamdulillah saat ini Wahdi Center sudah memiliki empat cabangyaitu di Kabupaten Bekasi, Klender-Jakarta Timur, Petamburan-Jakarta Pusat dan Kota Sukabumi,” kata Wahyudi.

Saat ini Wahdi Center memiliki 3 divisi yang telah berjalan secara mandiri yaitu, Partisipasi santunan anak yatim yang setiap bulan dilakukan Wahdi Center dengan melakukan santunan anak mencapai 500 anak. Para donatur juga dapat menjadi orang tua asuh untuk anak-anak tersebut. Kedua yaitu Partisipasi sosial dan kesehatan, saat ini Wahdi Center telah memiliki lima unit mobil ambulan yang siap dipakai untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ketiga yaitu Partisipasi pendidikan, kegiatan pendidikan telah berjalan untuk anak-anak yatim dan anak-anak di sekitar lingkungan Kantor pusat dan cabang, diantaranya TPA, pengajian remaja, LDKS dan beasiswa untuk anak-anak yatim dan dhuafa. Saat ini Wahdi Center sedang membangun Pondok Pesantren Ayyam Wahdi yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan pendidikan dan pelatihan baik formal maupun non formal.

“Gassebu (Gerakan Sedekah Sehari Seribu) merupakan salah satu program utama Wahdi Center, dimana masyarakat yang mendaftarkan diri akan mendapatkan 3 manfaat tabungan yaitu santunan anak yatim bulanan, pengurusan jenazah memulai dari memandikan, mengkafankan, menyolatkan, mengantarkan hingga menguburkan serta pendidikan formal / non formal. Gerakan ini adalah bukti nyata masyarakat Indonesia masih dapat berperan aktif bagi sesama,” pungkas Wahyudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *