Rugikan Hampir 13 Ribu Jamaah, Dirut PT ATM Dicokol Polisi

oleh

Jakarta – Dua bulan jadi buronan polisi, Direktur Utama PT Arafah Tamasya Mulia (ATM), Hamzah Husain ditangkap, Jumat (30/11/2018). Ia terpaksa dijemput paksa lantaran menghilang usai ditetapkan sebagai tersangka.

“Sebelumnya kita lakukan pemeriksaan kepada PW (Perwakilan Wilayah) ATM di Balikpapan. Beberapa dipolisikan, kemudian mengarah pada Dirutnya,” kata Direskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto, Jumat (30/11/2018) di bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, seperti dilansir Tribunkaltim.co.

“Dua kali panggilan tersangka, tak hadir. Maka kita terbitkan DPO,” sambungnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto mengatakan kerugian korban PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) ditaksir mencapai Rp 200 miliar.

“Kira-kira kerugian ditaksir Rp 200 miliar dari seluruh jemaah kurang lebih 13 ribu orang,” katanya, Jumat (30/11/2018) usai tersangka, Hamzah Husain berhasil diamanakan, kemudian dibawa ke Balikpapan.

Lebih lanjut, pihak kepolisan sejauh ini telah melakukan penyitaan aset tersangka, mulai dari rumah, mobil, motor dan harta kekayaan lainnya. “Masih kita lakukan pengembangan dalam pemeriksaan nantinya,” tuturnya.

Untuk diketahui pemberitaan sebelumnya, 2 bulan jadi buronan polisi, Direktur Utama PT Arafah Tamasya Mulia (ATM), Hamzah Husain ditangkap, Jumat (30/11/2018). Ia terpaksa dijemput paksa lantaran menghilang usai ditetapkan sebagai tersangka.

“Sebelumnya kita lakukan pemeriksaan kepada PW (Perwakilan Wilayah) ATM di Balikpapan. Beberapa dipolisikan, kemudian mengarah pada Dirutnya,” Direskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Andhi Triastanto, Jumat (30/11/2018) di bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

“Dua kali panggilan tersangka, tak hadir. Maka kita terbitkan DPO,” sambungnya.

Penangkapan Hamzah dibantu anggota Bareskrim Mabes Polri. Direktur Utama PT ATM ini diamankan di kawasan Kalibata, Jakarta.

“Kita dapat bantuan Bareskrim penangkapan. Ditangkap di Kalibata. Bersembunyi dia, memang semua dikaburkan, identitas dan nomor telpon. Sudah tak ada itikad baik. Gak ada perlawanan saat diamankan,” ungkap Andhi.

Sekitar 16.15 Wita, ia tiba di bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Kedatangannya disambut anggota Ditreskrimum Polda Kaltim, yang dipimpin langsung Kasubdit Jatanras Kompol Henry Sidabutar.

Anggota Jatanras Polda Kaltim menggunakan seragam dan senjata lengkap mengawal Hamzah, yang belakangan diketahui 2 bulan jadi buronan polisi.

Direktur PT ATM tampak dingin saat dibawa petugas. Mengenakan kopiah, baju kaos abu-abu, celana panjang kain, dengan memakai alas sandal jepit, ia jadi pusat perhatian seisi bandara. Ia kemudian dimasukkan ke dalam mobil polisi, untuk dibawa ke Mapolda Kaltim.

“Sekitar 2 bulan masuk DPO (Daftar Pencarian Orang), sejak ramai-ramai di Balikpapan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *