Sekjen Kemenag Pesan 2 Hal Ini Dalam Tes CPNS

oleh

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nur Kholis Setiawan menyatakan bahwa seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama akan memperhatikan dua hal. Yakni, komitmen kebangsaan dan paham keagamaan yang dimiliki pelamar.

Menurut M Nur Kholis Setiawan, kedua hal ini harus menjadi perhatian tim seleksi CPNS Kemenag, mulai dari pusat hingga satuan kerja penerima CPNS. “Karena kita adalah Kementerian Agama, maka kita harus mampu menyeleksi orang-orang yang paham keagamaannya jelas dan memiliki komitmen kebangsaan yang baik,” tuturnya saat memberikan arahan pada Penyusunan Materi TKB dalam rangka Penerimaan ASN Kementerian Agama tahun 2018 di Jakarta, Rabu (31/10).

Kementerian Agama tahun ini akan menerima 17.175 CPNS. Formasi ini terbesar di antara 76 kementerian/lembaga yang melaksanakan rekrutmen CPNS Tahun 2018.

Dari jumah itu, 12 ribu di antaranya adalah untuk formasi tenaga fungsional guru dan 4.485 untuk fungsional dosen. Sementara 690 lainnya adalah formasi penyuluh, penghulu, jabatan fungsional tertentu lainnya, serta pelaksana.

“Mengingat rekrutmen guru dan dosen kita cukup besar, maka saya minta tolong identifikasi dua hal tadi. Komitmen kebangsaan dan paham keagamaan. Kita berharap akan memperoleh ASN yang memiliki paham keagamaan yang moderat. Karena ini akan menentukan kehidupan keagamaan di Indonesia pada masa yang akan datang,” tegas Nur Kholis.

Menurutnya, masalah kompetensi sudah selesai dengan diberlakukannya Computer Assessment Test (CAT). Maka penyaringan lebih ketat perlu dilakukan pada proses Tes Kompetensi Bidang (TKB), yang meliputi tiga hal, yaitu: praktik kerja, psikotes, dan wawancara.

Ujian seleksi CPNS Kementerian Agama akan digelar secara bertahap mulai awal hingga pertengahan bulan ini. Sembilan provinsi sudah diumumkan akan menggelar tes pada 3 November 2018, yaitu: Banten, Jabar, Jateng, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Kalimantan Utara, Malut, dan NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *