PATUHI dan Kemenag Sepakat Revisi Sipatuh

oleh
Masjidil Haram

Jakarta — Permusyawatan Antar Syarikat Travel Umrah dan Haji Indonesia (PATUHI) beberapa waktu lalu melakukan gerakan ‘Left Serentak dari Wag Sipatuh’. Hal ini merupakan bukti penolakan PATUHI terhadap Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Sipatuh).

Gerakan menolak Sipatuh ditandatangani oleh Ketua Dewan Pembina PATUHI Fuad Hasan Masyur, berikut anggota dewan pembina Baluki Ahmad sebagai Ketua Umum Himpuh, Joko Asmoro (ketua umum AMPHURI), Magnatis Chaidir (ketua umum Asphurindo), Asrul Aziz Taba (ketua umum Kesthuri), Ketua Harian Artha Hanif, serta Plt Sekjen Anton Subekti.

Kementerian Agama RI melalui Direktorat Haji dan Umrah menggelar rapat dengan PATUHI yang berlangsung di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/10/2018).

Dalam rapat tersebut menghasilkan beberapa butir penting yang diterima redaksi Majalah Rindu Kabah melalui pesan singkat, yakni sebagai berikut :

(1) PATUHI akan terus melakukan upaya judicial review terhadap PMA No 8 tahun 2018 serta SK Dirjen No 336 tahun 2018.
(2) PATUHI dan Kementerian Agama RI sepakat untuk merivisi konten SIPATUH mengikuti konten mirip SIMPUH dengan beberapa poin tambahan.

(3) Revisi SIPATUH lebih lanjut akan dinarasikan dengan bahasa hukum oleh Kemenag RI.
(4) Revisi SIPATUH yang sudah di draft ulang akan difinalisasikan bersama dengan PATUHI.

(5) Untuk sementara waktu, PPIU diberi kebebasan untuk tidak mengakses SIPATUH eksisting dalam proses pemberangkatan jamaah umrah hingga SIPATUH dengan konten baru resmi diberlakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *