Puncak Haji, Jamaah PT An-Naba International Khusyuk Beribadah di Arafah

oleh
Jamaah Haji PT An-Naba International Khusyuk Wukuf di Arafah

Lebih dari tiga juta calon jamaah haji dari seluruh dunia wukuf di Arafah, Senin 20 Agustus 2018. Wukuf adalah puncak ibadah haji yang jatuh pada 9 Dzulhijjah atau 20 Agustus 2018 sehingga Idul Adha, 10 Dzulhijjah akan jatuh pada Selasa 21 Agustus 2018.

Di padang Arafah, para jemaah meningkatkan ibadah dengan berdoa, berzikir dan membaca Quran hingga matahari tenggelam. Termasuk Jamaah Haji Khusus PT An-Naba International.

Jamaah haji Indonesia berjumlah sekitar 221 ribu orang dan berpindah dari Mekkah ke Arafah dalam tiga tahap. Gelombang pertama diberangkatkan Minggu setelah Subuh hingga Dzuhur. Gelombang kedua dimulai Dzuhur hingga sekitar pukul 16.00 waktu Arab Saudi dan terakhir pukul 16.00-18.00.

Jamaah Haji PT An-Naba International Khusyuk Wukuf di Arafah

Pemberangkatan jamaah secara bergelombang itu guna menghindari penumpukan massa karena mobilisasi tidak hanya bagi Indonesia tetapi dari negara-negara lain. Sebagaimana tahun sebelumnya, akses menuju Arafah sangat padat, karena itu pemberangkatan jamaah harus dilakukan bertahap.

Otoritas Saudi telah membagi jamaah haji Indonesia tinggal dalam tenda-tenda yang dikelola 70 maktab. Setiap maktab mengelola fasilitas untuk 2.970-3.000 jemaah. Sementara itu satu maktab terdiri dari 20-30 tenda dengan luas yang bervariasi.

Selesai Wukuf di Arafah jemaah berlanjut bergerak ke Muzdalifah guna menginap sebentar (mabit) di kawasan itu untuk mempersiapkan kerikil guna amalan haji lempar batu/ jumrah di Mina. Setelah itu, mereka berangkat ke Mina untuk menunggu waktu yang ditentukan bagi jemaah haji Indonesia guna melakukan jumrah di Jamarat.


Komitmen Tinggi Melayani Jamaah

Direktur Utama PT An-Naba International, H. Andi Aminuddin, LC mengaku bersyukur saat kejadian angin kencang dan badai pasir di Arafah, semua jamaah haji khusus PT An-Naba International belum sampai di Arafah. Pasalnya dengan pertimbangan yang matang dan atas kehendak Allah Swt, jamaah haji khusus PT An-Naba International menunda keberangkatan ke Arafah karena masih konsentrasi di Mina lantaran ada jamaah yang sakit dan dalam perawatan.

Selalu ada hikmah di balik peristiwa yang Allah SWT turunkan dan sudah atur. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa dan Maha Mengatur, baik di langit ataupun di bumi. Seperti hal terjadinya angina kencang dan badai pasir yang terjadi di Arafah pada hari Minggu (19/8/2018) kemarin.

“Alhamdulilah suatu hikmah dari takdir Allah Swt dimana kami rencananya mau berangkat ke tarwiyah tapi dengan pertimbangan ada beberapa jemaah yang sedang dalan perawatan inpus oleh dokter kita sehingga diputuskan langsung ke Arafah sore hari tapi lagi-lagi ditunda dengan pertimbangan kesiapan Maktab di Arafah yang masih konsentrasi di Mina dengan jemaah yang melakukan tarwiyah. Sehingga kami baru meninggalkan gedung transit pas jam 8.20 mnt dimana di saat yang sama terjadi hujan debu yang sangat kencang . Namun menjelang masuk Arafah badai sudah reda dan menyisakan beberapa tenda katering dan bufe untuk penyajian makan jemaah yang porak poranda,” kata H. Andi Aminuddin, LC dalam pesan singkatnya kepada Tim Majalah Rindu Kabah, Senin (20/8/2018).

Direktur Utama PT. Annaba International H. Andi Aminuddin, LC

Dengan ramah, H. Andi Aminuddin menegaskan, PT An-Naba International memiliki komitmen tinggi untuk melayani jamaah semaksimal mungkin. Bagaimana pun keadaan dan situasinya, pelayanan terhadap jamaah adalah nomor wahid.

Beliau melanjutkan, dengan sigap semua petugas, provider tenda dan katering maktab 115 segera mengatasi dan menyulap semua tenda yang rusak menjadi baik. Meski beberapa langsung di bongkar total. Dana pagi hari setelah salat subuh berjamaah, maktab 115 yang digunakan jamaah haji khusus PT. An-Naba International sudah bisa digunakan untuk minum teh, kopi, dan lain-lain. Sarapan pagi pun sudah siap sejak jam 06.00 waktu Arab Saudi.

Menurut H. Andi, karena suasana tenda yang besar dengan kapasitas 335 jamaah untuk satu bangunan tenda, maka PT An-Naba International tidak sendirian. Melain Bersama dengan jamaah haji khusus dari Agung Wisata dan Fath Indah. Selanjutnya acara di Arafah pun diisi bersama dengan pembagian tugas dari masing-masing pembimbing jamaah haji.

“Alhamdulillah kami sepakat untuk melakukan penyatuan khutbah wuquf, imam salat dhuhur dan ashar di jama’,” tutur beliau dengan ramah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *