Ini Penjelasan Lengkap PT An-Naba International Soal Kondisi Terkini Jamaah di Arafah

oleh
Direktur Utama PT. Annaba International H. Andi Aminuddin, LC

Selalu ada hikmah di balik peristiwa yang Allah SWT turunkan dan sudah atur. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa dan Maha Mengatur, baik di langit ataupun di bumi. Seperti hal terjadinya angina kencang dan badai pasir yang terjadi di Arafah pada hari Minggu (19/8/2018) kemarin.

Direktur Utama PT An-Naba International, H. Andi Aminuddin, LC mengaku bersyukur saat kejadian angin kencang dan badai pasir di Arafah, semua jamaah haji khusus PT An-Naba International belum sampai di Arafah. Pasalnya dengan pertimbangan yang matang dan atas kehendak Allah Swt, jamaah haji khusus PT An-Naba International menunda keberangkatan ke Arafah karena masih konsentrasi di Mina lantaran ada jamaah yang sakit dan dalam perawatan.

“Alhamdulilah suatu hikmah dari takdir Allah Swt dimana kami rencananya mau berangkat ke tarwiyah tapi dengan pertimbangan ada beberapa jemaah yang sedang dalan perawatan inpus oleh dokter kita sehingga diputuskan langsung ke Arafah sore hari tapi lagi-lagi ditunda dengan pertimbangan kesiapan Maktab di Arafah yang masih konsentrasi di Mina dengan jemaah yang melakukan tarwiyah. Sehingga kami baru meninggalkan gedung transit pas jam 8.20 mnt dimana di saat yang sama terjadi hujan debu yang sangat kencang . Namun menjelang masuk Arafah badai sudah reda dan menyisakan beberapa tenda katering dan bufe untuk penyajian makan jemaah yang porak poranda,” kata H. Andi Aminuddin, LC dalam pesan singkatnya kepada Tim Majalah Rindu Kabah, Senin (20/8/2018).

Dengan ramah, H. Andi Aminuddin menegaskan, PT An-Naba International memiliki komitmen tinggi untuk melayani jamaah semaksimal mungkin. Bagaimana pun keadaan dan situasinya, pelayanan terhadap jamaah adalah nomor wahid.
Beliau melanjutkan, dengan sigap semua petugas, provider tenda dan katering maktab 115 segera mengatasi dan menyulap semua tenda yang rusak menjadi baik. Meski beberapa langsung di bongkar total. Dana pagi hari setelah salat subuh berjamaah, maktab 115 yang digunakan jamaah haji khusus PT. An-Naba International sudah bisa digunakan untuk minum the, kopi, dan lain-lain. Sarapan pagi pun sudah siap sejak jam 06.00 waktu Arab Saudi.

Menurut H. Andi, karena suasana tenda yang besar dengan kapasitas 335 jamaah untuk satu bangunan tenda, maka PT An-Naba International tidak sendirian. Melain Bersama dengan jamaah haji khusus dari Agung Wisata dan Fath Indah. Selanjutnya acara di Arafah pun diisi bersama dengan pembagian tugas dari masing-masing pembimbing jamaah haji.

“Alhamdulillah kami sepakat untuk melakukan penyatuan khutbah wuquf, imam salat dhuhur dan ashar di jama’,” tutur beliau dengan ramah.

Pada pukul 11.00 waktu setempat, jamaah haji PT An-Naba International terlebih dahulu melakukan persiapan mengambil air wudhu. Kemudian jam 12.05 dilanjutkan dengan khutbah wuquf di Arafah yang disampaikan oleh KH Ali Sa’id Toha. Pukul 12.25 siang dikumandangkan azan Dzuhur dan dilanjutkan dengan Salat Dzuhur dan Asar Jama’ Qosor yang dipimpin oleh Ustadz H. Burhanuddin, LC dari PT An-Naba International.

Dilanjutkan dengan jamaah diajak dzikir Bersama yang dipimpin oleh Ustadz H. Asri Kasman, LC, Ustadz H. Masse Laibu, LC dari PT An-Naba International dan Ustadz H. Fatkhi. Kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin KH Ali Sa’id Toha.

“Setelah selesai kami makan siang lalu dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama jemaah masing-masing travel,” tambah beliau.

PT An-Naba International memiliki komitmen tinggi untuk memberikan pelayanan yang maksimal terhadap para jamaah haji. Baik itu pelayanan bimbingan ibadah, akomodasi tempat menginap, pelayanan kesehatan dan pelayanan-pelayanan lainnya yang jamaah butuhkan. Jadi, PT An-Naba International selalu mendampingi masyarakat muslim Sidrap, Pare-pare, Pinrang dan sekitar Makassar untuk datang ke rumah Allah menjalankan ibadah haji dan umrah.

“Disetiap pengurusan dan perjalanan haji selalu ada tantangannya yang berbeda-beda tiap tahun . Maka hal yang paling logis kami lakukan sebagai penanggung jawab, menyiapkan semua fasilitas dengan semaksimal mungkin, dan mengkondisikan penerimaan jemaah akan situasi terburuk yang mungkin akan terjadi dan yang terpenting semua itu jika sudah dirancang dengan baik sudah dikontrak fasilitas kendaraan, gedung transit, hotel di Mekkah dan Madinah, katering yang baik maka jika terjadi sesuatu kita ridho menerima keputusan dari Allah dan bertawakkal atas apapun yang terjadi tanpa harus saling menyalahkan,” jelas H. Andi yang memiliki prinsip hidup berkhidmat dan bermanfaat untuk umat ini.

Banyak jamaah yang berangkat haji melalui PT An-Naba International berasal dari berbagai profesi dan mayoritas adalah masyarakat petani. Para jamaah akan didampingi para ustadz lulusan Universitas Al Azhar dan pondok pesantren yang luas pengetahuan agamanya. Para ustadz dari PT An-Naba International memiliki jadwal yang padat untuk mengisi kutbah ceramah di mimbar-mimbar masjid dan pengajian.

Banyak kelebihan yang dimiliki PT An-Naba International dibandingkan travel umrah dan haji lain. Selain memberikan pendampingan jamaah, PT An-Naba International juga mengadakan manasik berkali-kali kepada jamaah. Sehingga jamaah betul-betul mengetahui akan semua rangkaian ibadah yang dijalaninya.

Tahun 2018 ini, PT An-Naba International memberangkatkan sebanyak 150 jamaah ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *