Menteri Agama Ajak Masyarakat Sebarkan Wasathiyah Islam

oleh
Menteri Agama Lukman Hakim

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak masyarakat untuk lebih proaktif dalam menyebarluaskan nilai-nilai Wasathiyah Islam. Hal ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Dalam kesempatan itu, Grand Syekh Al Azhar Ahmad bin Muhammad Al-Thayeb memberikan kuliah umum di hadapan para Rektor Universitas Muhammadiyah dan Pimpinan Muhamadiyah dari berbagai daerah. Hadir juga, Sekjen PP Muhammadiyyah Abdul Mu’ti.

“Di era globalisasi, di tengah makin maraknya radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme, maka kita semua harus lebih proaktif menyebarluaskan nilai-nilai Wastahiyah Islam,” ajaknya, Rabu (02/05).

Menag mengapresiasi sumbangsih Muhammadiyah dalam ikut menjaga nilai-nilai Wasathiyah Islam di Indonesia. Menurutnya, sebagai ormas Islam yang besar dengan puluhan juta anggota dan telah berkiprah sejak 106 tahun lalu, Muhammadiyah bersama ormas Islam lainnya berperan signifikan dalam menyemai dan menebarkan paham dan pengamalan nilai-nilai Wasathiyah Islam.

“Di tengah kemajemukan etnis, budaya, bahasa, dan agama, Indonesia dengan penduduk muslim terbesar di dunia ini mampu menerapkan nilai-nilai demokrasi, menjunjung tinggi HAM, membangun toleransi di tengah masyarakat yang majemuk, adalah karena sumbangsih peran ormas-oramas Islam seperti Muhammadiyah ini,” tuturnya.

Menag juga mengapresiasi kiprah Al Azhar Asy-Syarif dalam ikut melahirkan tokoh agama dan ulama Indonesia yang moderat. Menag menilai, bagi Indonesia dan dunia, kiprah Al Azhar sebagai lembaga pendidikan akan terus dan semakin dibutuhkan dalam menggaungkan WI.

Menag mengatakan, hanya melalui pendidikan, nilai-nilai Wasathiyah Islam mudah disemai dan ditebarkan. Apalagi, menghadirkan wajah Islam yang moderat adalah upaya berkelanjutan.

“Menghadirkan wajah Islam yang moderat (WI) dalam kehidupan kemasyarakatan adalah upaya berkelanjutan menebarkan kedamaian dan mewujudkan kerukunan, sekaligus menegakkan keadilan, di tengah bangsa Indonesia dan masyarakat dunia yang majemuk,” tandasnya.

Grand Syekh Al Azhar bersama rombongan tiba di Indonesia pada Minggu (29/04) lalu. Sehari setelahnya, Grand Syekh diterima Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Grand Syekh Al Azhar juga menyampaikan pidato pada pembukaan Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama dan Tokoh Islam Dunia tentang Wasathiyah Islam yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Istana Bogor pada Selasa (01/05). Malam harinya, Grand Syekh bersilaturahim dengan Alumni Al Azhar Asy-Syarif di Surakarta.

Hari ini, Grand Syekh dijadwalkan berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor Putri di Mantingan, Ngawi, Jawa Timur. Selama di Indonesia, Grand Syekh senantiasa didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *