Beredar Surat Palsu Bertandatangan Direktur di PHU

oleh

Jakarta (PHU)—Kamis (5/4/2018) kemarin baru diberitakan penipuan beberapa travel umrah (PPIU) di Yogyakarta melaporkan pihak yang mengaku Direktur Jenderal Penyelengaraan Haji dan Umrah (PHU) melakukan pungutan liar. Hari ini Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim juga melaporkan bahwa ada pihak yang memalsukan tandatangannya dalam surat dinas dengan kop Kementerian Agama.

Surat bertanggal 27 Maret 2018 tersebut mengundang PPIU dan PIHK untuk mengikuti kegiatan sosialisasi SIPATUH di sebuah hotel di Jakarta Pusat dengan biaya Rp3.500.000,00. Melalui sambungan telepon, Arfi mengatakan bahwa semua yang ada di dalam surat itu palsu alias hoaks.

“Kami tidak pernah membuat surat undangan itu. Sosialisasi SIPATUH dan pengambilan ID password bagi PPIU terus berjalan di ruang kerja Subdit Pengawasan secara gratis,” ujar Arfi Hatim, Jakarta, Jum’at (6/4/2018).

Arfi pun cukup geram dengan perilaku pihak yang secara sengaja akan mengambil keuntungan dan merugikan nama Kementerian Agama.

“Jelas kami dirugikan dengan surat itu, kami sedang menyiapkan laporan resmi kepada POLRI atas hal ini,” tegasnya.

Dalam surat itu disebutkan bahwa Kementerian Agama akan menggelar kegiatan dengan judul “Tata Kelola Penyelenggaraan Ibadah Umrah Berbasis Syariah” pada 20-21 April 2018. Bahkan disebutkan pula contact person serta nomor telepon pihak yang mengaku panitia kegiatan, Jalaludin Sirad dengan nomor HP. 085320737911. Arfi minta agar tidak mempercayai isi surat itu dan melakukan konfirmasi kepada Kemenag apabila ada informasi yang meragukan.

“Dihimbau kepada PPIU, PIHK, dan teman-teman Kanwil Kemenag Provinsi maupun Kemenag Kabupaten/Kota tidak segan-segan menanyakan kepada kami apabila ada pihak yang mengaku dari Kemenag dan terasa mencurigakan,” kata Arfi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *