Ini Tips Umroh Bersama Anak

oleh
Ust. Hafidz Asrori dan Jamaah Umroh Nursa Tour Kebumen

Mengajak buah hati untuk ikut menjalankan ibadah umrah memang bukan perkara yang mudah, berbagai persiapan mesti harus dilakukan. Terlebih, jika anak yang diajak masih tergolong balita tentu akan menguras energi banyak bagi para orang tua.

Saat berada di pesawat bisa jadi merupakan hal yang sangat berat bagi orang tua untuk menjaga sang anak supaya tidak rewel, baik saat take off maupun landing. Bagi orang tua, ada beberaa tips yang bisa dilakukan ketika mengajak umrah sang buah hati, khususnya saat berada di pesawat.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan jika akan membawa anak umrah :

  1. Usahakan usia anak sudah lebih dari tiga bulan, walaupun rata-rata maskapai penerbangan usia bayi minimal adalah dua minggu bahkan ada juga usia minimal dua hari, namun usia minimum tiga bulan akan lebih aman bagi kesehatan sang anak.
  2. Beli kursi ekstra untuk balita supaya balita lebih nyaman.
  3. Jaga kesehatan sebelum berangkat. Menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat penting, karena kalau tidak fit tentu anak menjadi rewel dan sebagai orang tua tentu melihat kondisi anak yang kurang fit akan menimbulkan rasa kasihan. Terlebih, jika kondisi kurang fit anak akan merasakan sakit ditelinganya akibat tekanan udara dan anak bakal rewel.
  4. Perjalanan di pesawat membutuhkan waktu lumayan lama, oleh karena itu, orang tua harus menyiapkan satu koper kecil untuk di kabin pesawat yang berisikan keperluan anak-anak seperti diapers, cemilan, baju ganti dan p3k.
  5. Bawa cemilan untuk dimakan selama dipesawat kalau khawatir telinga anak sakit, karena dengan makan, rahang anak akan terus bergerak dan makanan yang ditelan membantu mengurangi tekanan pada telinga.
  6. Bawa mainan atau buku kesukaan anak supaya anak tidak bosan sehingga jadi cranky.
  7. Berangakat kebandara dengan waktu yang cukup. Artinya tidak terlalu lama menunggu pesawat boarding tapi juga tidak terlalu mepet waktu boarding karena kalau terlalu lama menunggu, anak bisa bosan sedangkan kalau mepet, agak repot juga kan harus buru-buru jalan atau bahkan lari sambil bawa anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *